Senin, 23 November 2009

Manajemen Perpustakaan

1. Pengertian


Perpustakaan sebagai lembaga pendidikan dan lembaga penyedia informasi akan memiliki kinerja yang baik apabila didukung dengan manajemen yang memadai, sehingga seluruh aktivitas lembaga akan mengarah para upaya pencapaian tujuan yang telah dicanangkan.

Untuk mengelola sebuah perpustakaan diperlukan kemampuan manajemen yang baik, agar arah kegiatan sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Kemampuan manajemen itu juga diperlukan untuk menjaga keseimbangan tujuan-tujuan yang berbeda dan mampu dilaksanakan secara efektif dan efisien. Pengetahuan dasar dalam mengelola perpustakaan agar berjalan dengan baik adalah ilmu manajemen, karena manajemen sangat diperlukan dalam berbagai kehidupan untuk mengatur langkah-langkah yang harus dilaksanakan oleh seluruh elemen dalam suatu perpustakaan. Oleh karena itu dalam proses manajemen diperlukan adanya proses perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), kepemimpinan (leadership), dan pengendalian (controlling). Di samping itu, manajemen juga dimaksudkan agar elemen yang terlibat dalam perpustakaan mampu melakukan tugas dan pekerjaannya dengan baik dan benar.

Manajemen adalah merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan, usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan (Stoner). Oleh karena itu, apabila proses dan sistem perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan tidaka baik, maka proses manajemen secara keseluruhan tidak lancer, dan proses pencapaian tujuan akan terganggu dan mengalami kegagalan.

Dalam penerapannya di perpustakaan , Bryson (1990) menyatakan bahwa manajemen perpustakaan merupakan upaya pencapaian tujuan dengan memanfaatkan sumber daya manusia, informasi, sistem dan sumber dana dengan tetap memperhatikan fungsi manajemen, peran dan keahlian. Dari pengertian ini, ditekankan bahwa untuk mencapai tujuan, diperlukan sumber daya manusia, dan sumber-sumber nanmanusia yang berupa sumber dana, teknik atau sistem, fisik, perlengkapan, informasi, ide atau gagasan, dan teknologi. Elemen-elemen tersebut dikelola melalui proses manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian, yang diharapkan mampu mengahsilkan produk berupa barang atau jasa yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pengguna.


2. Struktur Organisasi Perpustakaan


Struktur organisasi merupakan mekanisme formal dalam pengelolaan organisasi, yang didalamnya terdapat pembagian tugas, wewenang, dan tanggungjawab yang berbeda-beda. Oleh karena itu struktur organisasi yang baik akan mencakup unsure-unsur spesialisasi kerja, strukturisasi, sentralisasi, dan koordinasi.

Perpustakaan sebagai lembaga informasi dalam menyusun struktur organisasinya mencakup beberapa elemen antar lain : unsur pimpinan, unsur administrasi, unsur layanan, yang masing-masing mempunyai tugas dan wewenang yang berbeda namun mempunyai hubungan yang erat satu sama lain (satu komando).


3. Anggaran


Perpustakaan merupakan lembaga nirlaba yang kegiatannya semata-mata untuk kepentingan social menunjang kegiatan belajar mengajar, bukan untuk mencari keuntungan, sudah barang tentu merupakan unit yang selalu mengeluarkan uang bukannya unit yang menghasikan uang. Hal lain yang perlu diperhatikan, bahwa perpustakaan merupakan lembaga yang berkembang, baik koleksi, jasa dan manusianya, karena itu perpustakaan dari tahun ke tahun selalu memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Untuk mencukupi kebutuhan anggaran, perpustakaan dapat meraihnya melalui berbagai sumber :

a. Anggaran dari lembaga induk

b. Anggaran DIP (daftar isian proyek) dari pemerintah pusat

c. Anggaran dari sponsor atau hibah bersaing

d. Uang iuran dari anggota

e. Penghasilan dari jasa informasi

f. Sumbangan dari pemerintah maupun swasta

g. Uang denda keterlambatan

h. Dan lain-lain


4. Pengolahan bahan pustaka


Perpustakaan memiliki fungsi sebagai lembaga pelayanan informasi (information service) bertindak sebagai penghubung antara dua dunia, yaitu masyarakat sebagai pengguna dan sumber-sumber informasi, baik cetak maupun non cetak. Oleh karena itu setiap bahan pustaka atau informasi yang dibutuhkan oleh pengguna sedapat mungkin harus disediakan oleh perpustakaan. Disamping itu perpustakaan harus mampu menjamin bahwa setiap informasi atau koleksi yang berbentuk apapun mudah diakses oleh semua masyarakat yang memerlukan.

Agar informasi atau bahan pustaka di perpustakaan dapat dimanfaatkan atau diketemukan kembali dengan mudah, maka dibutuhkan system pengelolaan dengan baik dan sistematis yang biasa disebut dengan kegiatan pengolahan (processing of library materials) atau pelayanan teknis (technical service). Kegiatan pengolahan bahan pustaka di perpustakaan biasanya mencakup beberapa kegiatan : Pembinaan dan pengembangan koleksi, Inventarisasi, Katalogisasi, Klasifikasi, dan Kelengkapan fisik buku.

  1. Pembinaan dan Pengembangan Koleksi

Pengembangan koleksi (Collection development) merupakan serangkaian proses atau kegiatan yang bertujuan mempertemukan kebutuhan pemakai dengan rekaman informasi dalam lingkungan perpustakaan yang mencakup kegiatan : penyusunan kebijakan pengembangan koleksi, pemilihan koleksi, pengadaan koleksi, penyiangan koleksi, serta evaluasi pendayagunaan koleksi.

  1. Inventarisasi

Bahan pustaka yang telah dimiliki oleh perpustakaan, baik yang diperoleh dengan cara pembelian, hadiah, hibah, tukar menukar atau pinjam meminjam, harus dicatat ke dalam buku induk atau buku inventarisasi perpustakaan, hal ini dimaksudkan untuk memudahkan dalam menyusun laporan mengenai perkembangan koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan. Adapun kegiatan inventarisasi ini mencakup memasukkan ke buku induk, dan memberikan stempel kepemilikan (hak milik).

  1. Katalogisasi

Perpustakaan sebagai suatu system informasi berfungsi menyimpan pengetahuan dalam berbagai bentuk serta pengaturannya sedemikian rupa, sehingga informasi yang diperlukan dapat diketemukan kembali dengan cepat dan tepat. Untuk itu informasi yang ada diperpustakaan perlu diproses dengan system katalogisasi (cataloging).

Adapun system katalogisasi yang dikembangkan mengalami berbagai tahapan penyeragaman peraturan katalogisasi. perkembangan terakhir yang sampai sekarang masing digunakan untuk pedoman katalogisasi secara internasional adalah : Anglo American Cataloguing Ruler 2 : Revised ( 1988 )/ AACR2R.

Sedangkan perpustakaan mempunyai bentuk fisik catalog yang bermacam-macam: 1). Katalog Kartu (Card Catalog) ukuran 7,5cm x 12,5 cm ; 2). Katalog Berkas (Sheaf Catalog) ukuran 10 cm x 20 cm. ; 3). Katalog Cetak atau Katalog Buku (Printed Catalog) ; 4). Katalog OPAC (Online Public Access Catalog). Sedangkan untuk jenis catalog perpustakaan ada beberapa jenis : 1). Katalog Shelflist ; 2) Katalog Pengarang ; 3) Katalog Judul ; dan 4). Katalog Subyek.

  1. Klasifikasi

Koleksi perpustakaan akan tampak rapi dan mudah diketemukan apabila dikelompokkan menurut sistem tertentu, pengelompokan dapat berdasarkan pada jenis, ukuran (tinggi, pendek, besar, dan kecil), warna, abjad judul, abjad pengarang (klasifikasi artificial) dan bisa juga menggunakan sistem pengelompokan berdasarkan subyek ( klasifikasi fundamental). Sebagian besar perpustakaan dalam mengelompokkan bahan pustakanya menggunakan system klasifikasi fundamental, dimana dengan istem ini koleksi akan mengelompok sesuai dengan disiplin ilmu pengetahuan, dan dengan system ini akan memudahkan penemuan kembali bahan pustaka yang dibutuhkan.

Adapun system klasifikasi yang digunakan oleh perpustakaan pada umumnya adalah DDC (Dewey Decimal Classification) dan UDC (Universal Decimal Classification).


1. DDC ( Dewey Decimal Classification )

DDC mencakup keseluruhan ilmu pengetahuan yang dibuat dalam susunan yang sistematis dan teratur. Pembagian ilmu pengetahuan dimulai dari yang bersifat umum ke yang bersifat khusus, dengan demikian DDC pembagiannya terdiri dari 10 kelas utama, 100 divisi, 1000 seksi, dan 10.000 sub seksi.

Berikut pembagian subyek dalam system DDC :

000 = Karya Umum

100 = Filsafat

200 = Agama

300 = Ilmu Sosial

400 = Bahasa

500 = Ilmu Murni

600 = Ilmu Terapan

700 = Seni dan Olah Raga

800 = Kesusasteraan

900 = Sejarah dan Geografi


2. UDC (Universal Decimal Classification)

Sistem ini meerupakan penyederhanaan dan perluasan system DDC. Sistem ini juga mencakup semua cabang ilmu pengetahuan yang dibagi menjadi sepuluh cabang. Berikut pembagian cabang dalam UDC :

0 = Karya Umum

1 = Filsafat, metafisika, logika

2 = Agama

3 = Ilmu Sosial

4 = Bahasa/Filologi

5 = Ilmu Murni

6 = Ilmu Terapan

7 = Seni , Olah Raga dan arsitektur

8 = Kesusasteraan

9 = Sejarah , Geografi, dan biografi

Selain pembagian cabang ini, system UDC masih dibantu dengan symbol-simbol pembantu mislanya : + , : , =, (0…).

  1. Kelengkapan Fisik Buku

Bahan pustaka yang telah melalui proses invertarisasi, katalogisasi dan klasifikasi, langkah selanjutnya perlu dibuatkan perlengkapan fisik buku, hal ini dimaksudkan agar bahan pustaka yang disajikan dapat ditata di rak sedemikian rupa, sehingga dapat dimanfaatkan dengan mudah dan baik. Adapun jenis perlengkapan fisik buku antara lain : 1). Label Buku , ditempel di punggung buku bagian bawah, dengan ukuran 3 cm x 4 cm ; 2). Lembar Tanggal Kembali (date due slip), ditempel pada halaman terakhir ; 3). Kartu Buku, diletakkan pada halaman terakhir atau bagian dalam sampul buku ; 4). Kantong Kartu Buku, ditempel dibagian akhir halaman buku untuk menempatkan kartu buku.


5. Pelayanan Pemakai


Pelayanan pemakai merupakan kegiatan memberikan layanan informasi kepada pengguna perpustakaan dengan menggunakan prinsip-prinsip dasar sebagai berikut :

a. Pelayanan bersifat Universal, layanan tidak hanya diberikan kepada individu-individu tertentu, tetapi diberikan kepada pengguna secara umum.

b. Pelayanan berorientasi pada pengguna, dalam arti untuk kepentingan para pengguna, bukan kepentingan pengelola.

c. Menggunakan disiplin, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan dalam memanfaatkan perpustakaan.

d. System yang dikembangkan mudah, cepat, dan tepat.

Sedangkan jenis Pelayanan Pemakai meliputi berbagai kegiatan, yang antara lain :

  1. Pelayanan Sirkulasi
  2. Pelayanan Referensi
  3. Pelayanan Pendidikan Pemakai
  4. Pelayanan Penelusuran Informasi dan Penyebarluasan Informasi


A. Pelayanan Sirkulasi

Pelayanan sirkulasi merupakan salah satu jasa perpustakaan yang pertama kali berhubungan lansung dengan pengguna perpustakaan. Aktivitas bagian sirkulasi menyangkut masalah citra perpustakaan , baik tidaknya perpustakaan berkaitan erat dengan bagaimana pelayanan sirkulasi diberikan kepada pemakai. Kegiatan sirkulasi sering dianggap sebagai ujung tombak atau tolok ukur keberhasilan perpustakaan, karena bagian ini rutinitas kegiatannya berhubungan dengan pemakai.

· Jenis pekerjaan bagian Pelayanan Sirkulasi sebagai berikut :

    1. Pendaftaran anggota
    2. Peminjaman
    3. Pengembalian
    4. Perpanjangan
    5. Penagihan
    6. Pemungutan denda
    7. Pemberian Sanksi
    8. Statistik
    9. Bebas Perpustakaan
    10. Peraturan Perpustakaan


· Sistem penyelenggaraan kegiatan layanan sirkulasi ada dua yaitu :

1. Sistem terbuka (Open Access), memungkinkan pengguna memilih dan mengambil koleksi di rak secara bebas tanpa melalui petugas.

2. Sistem tertutup (Close Access), pengguna didalam memanfaatkan koleksi di rak harus melalui petugas.

· Jenis Koleksi yang di sirkulasikan :

1. Koleksi umum

2. Kolekesi Referensi

3. Koleksi Cadangan

4. Koleksi berkala/Majalah/Jurnal/Surak Kabar

5. Koleksi Penerbitan Pemerintah

6. Koleksi Audio Visual


B. Pelayanan Referensi

Pelayanan Referensi merupakan kegiatan layanan pemakai dengan cara memberikan informasi secara langsung maupun tidak langsung kepada pengguna, dengan mengacu atau menunjuk kepada suatu koleksi atau sumber infomasi yang ada dan dapat menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh pengguna perpustakaan.

Macam-macam Koleksi Referensi :

1. Kamus

2. Ensiklopedi

3. Direktori

4. Indeks dan Abstrak

5. Sumber Geogarfi

6. Biografi

7. Buku Tahunan (Year book)

8. Buku Pegangan/pedoman ( Handbook)

9. Bibliografi

10. Terbitan Pemerintah (UU, PP)


C. Pelayanan Pendidikan Pemakai

Pelayanan Pendidikan Pemakai merupakan kegiatan layanan pemakai dengan cara memberikan bimbingan kepada pemakai tentang bagaimana cara memanfaatkan fasilitas perpustakaan dengan baik dan benar. Hal lain yang diharapkan dari pengelola perpustakaan adalah optimalisasi pemanfaatan fasilitas dan layanan perpustakaan. Adapun bentuk dan cara menyampaikan pendidikan pemakai, ada beberapa bentuk dan cara :

1. Ceramah Umum

2. Bimbingan kelompok

3. Brosur/leaflet/buku petunjuk

4. CD-interaktif

5. Tour de Library

Kemudian waktu pelaksanaan pendidikan pemakai, ada beberapa pilihan :

1. Periodik (terjadwal), setiap bulan, setiap semester, setiap tahun.

2. Insidental (spontanitas), disesuaikan dengan permintaan

D. Pelayanan Penelusuran Informasi atau Penyebarluasan Informasi

Pelayanan Penelusuran Informasi atau Penyebarluasan Informasi merupakan kegiatan Pelayanan Pemakai dengan cara memberitahukan kepada khalayak perihal fasilitas atau berbagai macam informasi yang dimiliki oleh perpustakaan. Dimaksudkan agar informasi atau fasilitas yang ada si perpustakaan dapat diketahui oleh pengguna dan dimanfaatkan secara oftimal. Adapun media yang dapat dijadikan alat penyebarluasan informasi antara lain :

· Daftar Tambahan Buku

· Bibliografi

· Indeks dan Abstrak

· Brosur/leaflet

· Email

· Website


5. Penutup

Demikian makalah yang dapat kami sampaikan, karena keterbatasan pengetahuan kami, sehingga makalah ini masih sangat kurang dari kesempurnaan, untuk itu kritik dan saran sangat kami harapkan dari berbagai pihak yang membaca makalah ini, untuk perbaikan dimasa-masa mendatang. Walaupun makalah ini masih sangat kurang dari kesempurnaan, harapan kami semoga bermanfaat bagi para pembaca.


6. Daftar Bacaan

1. SIREGAR, A. Ridwan. Perpustakaan Energi Pembangunan Bangsa. Medan : USU Press, 2004.

2. KOSWARA, E. Dinamika Informasi dalam Era Global. Bandung : Remadja Rosdakarya, 1998.

3. QALYUBI, Syihabuddin. Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Yogyakarta : IAIN Sunan Kalijaga, 2003.

4. BASUKI, Sulistyo. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta : Gramedia, 1991.

5. LASA Hs. (dkk). Pengaruh Model Kepemimpinan dan Manajemen terhadap Kinerja Perpustakaan Perguruan Tinggi. Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. I, Nomor 2, 2004.

Definisi Perpustakaan

Dalam bahasa Indonesia dikenal istilah “perpustakaan”(berasal dari kata Sansekerta pustaka ) artinya kitab, buku. Dalam bahasa Inggris, pembaca tentu mengenal istilah library (berasal dari kata Latin liber atau libri ) artinya buku. Dari kata Latin tersebut terbentuklah istilah librarus yang artinya tentang buku. Dalam bahasa Belanda bibliotheek , Jerman bibliothek , Perancis bibliothrquo, Spanyol bibliotheca, dan Portugal bibliotheca. Semua istilah itu (berasal dari bahasa Yunani biblia ) artinya tentang buku, kitab.
Dari istilah-istilah diatas diperoleh batasan perpustakaan merupakan kumpulan buku, manuskripsi dan bahan pustaka lainnya yang digunakan untuk keperluan studi atau bacaan, kenyamanan atau kesenangan (Webster's Third Edition International Dictionary ,1961).

Definisi Naskah RUU :

A. Perpustakaan adalah mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan. (Naskah Awal RUU Perpustakaan No 43 2007)
B. Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, tercetak dan terekam, secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya untuk keperluan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. (Revisi 1 RUU Perpustakaan No 43 2007)
C. Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan karya rekam, secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya untuk keperluan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. (Revisi 2 RUU Perpustakaan No 43 2007)
D. Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. (UU Perpustakaan No 43 2007)

Definisi dari Berbagai Sumber :

1. perpustakaan adalah kumpulan materi tercetak dan media noncetak dan atau sumber informasi dalam komputer yang disusun secara sistematis untuk digunakan pemakai. (International Federation of Library Association and Institutions)
2. Perpustakaan: 1) tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan pendayagunaan koleksi buku, dsb. 2) koleksi buku, majalah dan bahan kepustakaan lainnya yang disimpan untuk dibaca, dipelajari, dibicarakan. (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2002)
3. Harold's Librarians' Glossary edisi ke 8, 1995 memberikan beberapa arti: 1) koleksi buku atau materi lain yang disimpan untuk bacaan, pembelajaran, dan konsultasi; 2) tempat, bangunan, ruang yang dikhususkan bagi koleksi buku dsb.; 3) sejumlah buku yang diterbitkan oleh penerbit dengan judul yang komprehensif dan biasanya memiliki karakter khusus seperti subyek, cara penjilidan, atau tipografi; 4) Koleksi film, foto dan media non-buku lain termasuk pita, cakram, pita atau cakram komputer, dan program; 5) (penggunaan khusus dalam pemrograman komputer) koleksi program atau perintah yang dipakai secara rutin dalam proses komputasi.
4. Perpustakaan adalah Institusi / lembaga pengelola koleksi karya tulis, cetak dan atau rekam sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang diatur dan ditata menurut sistem yang baku dan didayagunakan untuk keperluan pendidikan, penelitian, informasi, dan rekreasi bagi masyarakat. (Dr. Sukarman)
5. Perpustakaan diartikan sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual ( Sulistyo, Basuki ; 1991 ).
6. Perpustakaan adalah suatu unit kerja yang berupa tempat menyimpan koleksi bahan pustaka yang diatur secara sistematis dan dapat digunakan oleh pemakainya sebagai sumber informasi. ( Sugiyanto )
7. Perpustakaan adalah fasilitas atau tempat menyediakan sarana bahan bacaan. Tujuan dari perpustakaan sendiri, khususnya perpustakaan perguruan tinggi adalah memberikan layanan informasi untuk kegiatan belajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Wiranto dkk,1997).

Manajemen Sebagai Seni?

Apa itu seni?

seni (kata benda)
1: produk dari kreativitas manusia; karya seni secara kolektif;
2: penciptaan hal-hal indah atau hal-hal penting;
3: suatu keahlian utama yang didapat dengan belajar dari pengalaman studi dan praktek serta pengamatan.

Kata kunci penting dari definisi di atas adalah: kreativitas manusia, keahlian utama, belajar dari pengalaman studi dan praktek serta pengamatan.

“Pengalaman mengajarkan saya beberapa hal. Salah satunya adalah untuk mendengarkan insting Anda, tidak peduli seberapa baik hitungan di atas kertas. Yang kedua adalah bahwa Anda umumnya lebih aman dengan mengikuti apa yang Anda ketahui. Dan yang ketiga adalah bahwa kadang-kadang investasi terbaik Anda adalah investasi yang tidak Anda lakukan.” - Donald Trump

Menurut pendapat saya, untuk kebanyakan kasus yang Anda akan hadapi atau telah Anda hadapi dalam dunia bisnis, tidak ada “obat mujarab” untuk diagnosa yang bahkan sangat serupa dengan kasus sebelumnya. Bukan berarti bahwa tidak ada metode ilmiah yg dapat digunakan untuk menemukan solusi yang tepat. Justru kadang, variabel yang ada terlalu banyak dan terlalu tidak terduga sehingga untuk menemukan solusinya dibutuhkan “seni”, yang notabee berasal dari kemampuan yang telah Anda pelajari dari studi, pengalaman (praktek dan observasi).

Ya, Anda mungkin telah mempelajari banyak kasus bisnis ketika belajar untuk mendapatkan gelar MBA atau MM. Ya, Anda mungkin sudah mengalami sendiri beberapa kasus bisnis di tempat kerja Anda terdahulu atau yang sekarang. Tetapi itu bukan jaminan bahwa Anda sudah mengetahui solusi untuk setiap masalah dalam dunia bisnis.

Tahun 1990-an pasti tidak seperti tahun 1980-an.- Donald Trump

Salah satu dosen saya berkata, “dalam dunia bisnis, sebenarnya tidak ada ‘benar’ atau ’salah’, itu hanya soal perspektif, selama Anda dapat menyelesaikan pekerjaan yang diberikan kepada Anda, maka yang perlu Anda lakukan berikutnya adalah untuk meyakinkan manajemen atas bahwa Anda telah mengambil tindakan yang dapat dipertanggung jawabkan untuk menyelesaikan pekerjaan Anda.”

“Manajemen yang baik adalah seni bagaimana membuat masalah sebegitu menariknya dan solusinya sebegitu konstruktifnya sehingga semua orang ingin bekerja untuk itu dan berurusan dengan masalah tadi. - Paul Hawken

Nah, ini adalah pernyataan yang menarik, dan menurut pendapat saya, “seni” yang lain adalah meyakinkan orang bahwa Anda telah bertindak dengan benar dan bagi Anda untuk mempertahankan tindakan Anda. Selama pekerjaan telah dilakukan dan tugas telah tercapai, maka Anda dapat menganalisis tindakan sebelumnya apakah tindakan Anda itu efisien, efektif atau tidak, sehingga Anda dapat memperbaikinya pada tugas berikutnya di masa mendatang. Sesungguhnya, semua yang penting bagi perusahaan sifatnya kuantitatif dalam bentuk uang, adalah berapa banyak uang yang telah Anda hemat atau berapa banyak uang yang telah disia-siakan dalam proses itu.

Mary Parker Follett (1868–1933) mendefinisikan manajemen sebagai “seni mendapatkan sesuatu / menyelesaikan sesuatu dengan memberdayakan orang-orang”.

Fungsi dasar manajemen: planning (perencanaan), organizing (pengaturan), leading/motivating (kepemimpinan/memotivasi), and controlling (pengendalian).
Salah satu tugas pada fungsi perencanaan adalah membentuk visi dan misi untuk bisnis Anda. Hal ini memerlukan wawasan ke depan dan juga kreativitas untuk membentuk sesuatu dari nol, itulah kreatifitas. Memimpin dan memotivasi pun membutuhkan seni kepemimpinan, seni negosiasi.

“Kepemimpinan: seni mendorong orang lain melakukan sesuatu yang Anda inginkan karena dia ingin melakukannya.” - Dwight D. Eisenhower

Ada begitu banyak aspek dalam fungsi dasar manajemen yang dapat dikategorikan sebagai seni, tapi saya tidak membantah bahwa diperlukan juga untuk metode ilmiah untuk menyelesaikan semua ini. Matematika dalam pengorganisasian, metode statistik dalam pengendalian, psikologi dalam memimpin dan memotivasi, dan masih banyak lagi.


Fungsi manajemen

Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi empat, yaitu:

  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
  3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha-usaha organisasi. Jadi actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership).
  4. Pengevaluasian (evaluating) adalah proses pengawasan dan pengendalian performa perusahaan untuk memastikan bahwa jalannya perusahaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Seorang manajer dituntut untuk menemukan masalah yang ada dalam operasional perusahaan, kemudian memecahkannya sebelum masalah itu menjadi semakin besar.





Rabu, 18 November 2009

Sejarah Manchester United



Era 1878-1945

Didirikan pada tahun 1878 oleh sekumpulan pekerja rel kereta api di Manchester dengan nama Newton Heath (Lancashire & Yorkshire Railway ) disingkat Newton Heath (L&YR) . Newton Heath (Lancashire & Yorkshire Railway) kemudian dikenal dengan nama Newton Heath dengan julukan "The Heathens". Pada tahun 1885 Newton Heath menjadi sebuah klub profesional dan diakui oleh Football Alliance pada tahun 1889, setelah sebelumnya ditolak oleh Football League. Tapi akhirnya pada tahun 1892 Football League mengakui Newton Heath.

Partai pertama The Heathens di kompetisi liga adalah saat kalah 3-4 melawan Blackburn Rovers. Pemain pertama yang mencetak gol bagi The Heathens adalah Robert Donaldson yang berasal dari Skotlandia. Sedangkan partai kandang pertama adalah saat melawan Burnley dengan skor akhir 1-1. Pada musim pertamanya The Heathens hanya mampu menempati posisi juru kunci liga yaitu peringkat ke-16 dengan hanya meraih 18 angka dan kebobolan 85 gol. The Heathens kemudian melakukan partai play-off promosi/degradasi melawan Stoke City. Akhirnya Play off ini dimenangkan The Heathens dengan aggregat 6-3 (partai pertama 1-1 dan partai reply 5-2).

Pada tahun 1902 The Heathens dinyatakan bangkrut tapi kemudian diselamatkan oleh J.H. Davies yang membayar semua utang klub. Davies kemudian mengganti nama klub menjadi Manchester United , Davies juga mengganti warna kostum tim dari kuning emas dan hijau (model Blackburn Rovers) menjadi merah dan putih (seperti sekarang). Man. United memenangkan tropy liga pertama kalinya pada tahun 1908. Dengan dukungan keuangan dari Davies, Man. United kemudian pindah ke stadion baru Old Trafford pada tahun 1909. Sebelumnya mereka bermain di sebuah lapangan kecil di North Road/Monsall Road Newton Heath.

Antara Perang Dunia I dan Perang Dunia II Man. United berjuang untuk tetap exist.

Era Sir Matt Busby (1945-1969)

Matt Busby ditunjuk sebagai manajer pada tahun 1945 dengan mengombinasikan antara sistem kepelatihan dan sistem manajerial/administrasi. Dan ia pun sukses. Man. United berhasil menduduki posisi runner up pada tahun 1947 dan setahun kemudian (1948) meraih Piala FA.

Kebijaksanaan yang menjadi kunci sukses Matt Busby adalah dengan menurunkan banyak pemain muda. Pada saat menjadi juara liga tahun 1956, usia rata-rata pemain MU adalah 22 tahun. Musim berikutnya klub berhasil mempertahankan mahkota juara dan menjadi runner up Piala FA setelah dikalahkan Aston Villa. MU menjadi klub Inggris pertama yang berkompetisi di ajang kejuaraan antar klub Eropa (nantinya dikenal dengan nama Piala Champion dan Liga Champions). Pada keikutsertaannya yang pertama MU berhasil maju sampai ke semifinal.

Tragedi besar mengiringi perjalanan United di tahun 1958 ketika pesawat yang membawa pulang tim setelah bermain di ajang Piala Champions melawan Red Star Beograd jatuh beberapa saat setelah take-off di bandara Munich. Tragedi ini terjadi pada tanggal 6 Februari 1958. Di antara korban tewas terdapat young gun United dan timnas Inggris Duncan Edwards dan juga kapten United Roger Byrne. Bobby Charlton, Harry Gregg dan Matt Busby adalah beberapa anggota tim yang berhasil selamat dari musibah tersebut.

Jimmy Murphy kemudian ditunjuk untuk mengambil alih posisi manajer tim sembari menunggu Matt Busby sembuh. Klub tetap melanjutkan kompetisi dengan beberapa pemain pengganti. Hebatnya..walaupun hanya diperkuat oleh pemain-pemain pengganti (pemain-pemain utama tewas dan belum sembuh) mereka berhasil mencapai final Piala FA walaupun harus mengakui keunggulan Bolton Wanderers.

Pada awal tahun 1960-an Busby kembali membangun timnya, ia merekrut Denis Law dan Pat Crerand. Bersama-sama dengan Bobby Charlton, Noby Styles, Brian Kidd dan George Best, United yang baru dibangun menjuarai Piala FA tahun 1963, lalu Liga Inggris tahun 1965 dan 1967 serta Piala Champions tahun 1968. Busby penisun sebagai manajer pada tahun 1969 dan digantikan oleh pelatih tim cadangan yang juga mantan pemain United Wilf McGuinness.



Era Alex Ferguson (1986-1999)

Alex Ferguson menggantikan Atkinson dan membawa klub finish di urutan ke-11. Di musim berikutnya (1987-1988) Fergie membawa United duduk di posisi runner-up Liga. Di musim ini juga Brian McClair menjadi pemain United pertama setelah George Best yang mampu mencetak 20 gol di kompetisi liga.

Betapapun demikian, United harus berjuang keras di tahun 1989, dimana banyak pemain rekrutan Ferguson tidak berhasil memuaskan klub dan suporter. Pada awal 1990 beredar spekulasi bahwa Ferguson akan dipecat. Tetapi kemenangan di putaran ketiga Piala FA membuat harapan tetap hidup, akhirnya United berhasil meraih Piala FA tahun 1990.

United menjuarai Piala Winners musim kompetisi 1990-91, dengan mengalahkan juara Spanyol Barcelona di final dengan skor 2-1. Musim berikutnya menjadi musim yang sangat menyesakan bagi kubu United karena gagal meraih gelar liga setelah performa tim yang merosot di akhir-akhir kompetisi, hal ini berhasil membuat Leeds United melewati mereka. Sementara itu pada tahun 1991 masuk ke London Stock Exchange dengan nilai jual 18 juta Pounds.

Kedatangan Eric Cantona dari Leeds pada November 1992 membawa secercah cahaya harapan bagi United, dan akhirnya United berhasil mengakhiri musim kompetisi 1992-93 sebagai juara. Ini adalah gelar liga pertama sejak tahun 1967. Musim berikutnya (1993-1994) United berhasil meraih "Double Champions" , Premier League dan Piala FA. Tetapi pada tahun ini juga tepatnya 20 Januari 1994 manajer legendaris dan Presiden klub Sir Matt Busby wafat.

Pada musim 1994-95, Cantona menerima hukuman 8 bulan tidak boleh bermain setelah menyerang dan telibat perkelahian dengan seorang fans Crystal Palace. kekalahan di dua partai terakhir membuat United memaksa United hanya menjadi runner-up di liga dan di Piala FA. Ferguson kemudian melakukan tindakan yang dianggap menghina suporter dengan menjual beberap pemain kunci dan menggantinya dengan para pemain muda yang berasal dari tim akademi United. Beberapa dari mereka pun langsung menjadi pemain inti. United dengan pemain-emain mudanya mengejutkan daratan Inggris dengan kembali meraih double champion pada tahun 1995-1996

United kembali memenangi liga tahun 1997, dan Eric Cantona mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia sepakbola di usia 30 tahun, usia yang sebenarnya masih cukup untuk bermain beberapa tahun lagi. United mengawali musim1997-98 dengan baik, tetapi cedera berantai dari beberapa pemain membuat United harus menyerah pada Arsenal di liga dengan hanya menempati posisi runner-up.

Musim 1998-99 adalah musim yang paling sukses dalam sejarah klub. United menjadi klub Inggris pertama yang berhasil meraih "Treble" . United berhasil menjuari Premier League, Piala FA dan Liga Champions pada musim yang sama. Partai final Liga Champions adalah partai final yang paling menegangkan bagi United, karena sampai menit ke-90 United masih tertinggal 0-1 dari Bayern Munich. Dua gol di masa injury time melalui Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer akhirnya membawa United sebagai juara Liga Champions 1998-1999. Ironisnya di partai final ini United kehilangan dua pemain penting, Roy Keane dan Paul Scholes . Berkat kesuksesannya ini Ferguson dianugerahi gelar kehormatan oleh Kerajaan Inggris.

Era Sejak "Treble" (1999-sekarang)

Di tahun 2000 dan 20001 United memenangi liga tapi pers menilai musim ini sebagai kegagalan karena United gagal merebut kembali gelar Liga Champions. Ferguson menerapkan taktik yang lebih defensif untuk membuat mereka sulit untuk dikalahkan di Eropa, tapi taktik ini kurang berhasil, United mengakhiri musim 2001-2002 di posisi ketiga. United berhasil merebut kembali gelar liga pada musim 2002-2003 dan mengawali musim 2003-2004 dengan baik. Tetapi penampilan United terus menurun seiring dengan hukuman 8 bulan tidak boleh bermain yang diterima Rio Ferdinand akibat melalaikan test obat-obatan. United berhasil menjadi juara Piala FA pada tahun 2004 dengan mengalahkan Millwall.

Musim 2004-05 adalah musim dimana United gagal mencetak banyak gol karena cederanya striker Ruud van Nistelrooy, United harus mengakhiri musim tersebut di posisi ketiga. Di final Piala FA, United harus mengakui keunggulan Arsenal melalui drama adu penalti. Di luar lapangan, kisah utamanya adalah kemungkinan diambilalihnya klub oleh Malcolm Glazer.

United membuat start yang buruk di musim 2005-06, dimana sang kapten Roy Keane pindah ke Glasgow Celtic setelah mengritik rekan-rekan setimnya setelah kalah dari Benfica di penyisihan grup Liga Champions yang membuat United gagal lolos ke babak knock-out untuk pertama kalinya dalam 1 dekade. Musim itu United juga harus berurusan dengan cederanya pemain-pemain inti seperti Gabriel Heinze, Alan Smith, Ryan Giggs dan Paul Scholes. Meskipun banyak didera cedera, tetapi United berhasil merebut Piala Liga (Carling Cup) dengan mengalahkan Wigan Athletic dengan 4-0 dan berhasil menjadi runner-up EPL. Di akhir musim 2005-06 striker United Ruud van Nistelrooy memutuskan untuk hijrah ke raksasa Spanyol Real Madrid setelah terlibat konflik dengan Alex Ferguson.

Musim 2006-07 kembali ke permainan sepakbola menyerang yang menjadi kunci sukses di akhir tahun 90-an.

Untuk memperingati 50 tahun United bermain di kancah Eropa dan peringatan 50 tahun Perjanjian Roma (Treaty of Rome), United melakukan pertandingan persahabatan dengan European XI yang dilatih oleh Marcello Lippi pada 13 Maret 2007 di Old Trafford. United menang 4-3 berkat 2 gol Wayne Rooney dan masing-masing 1 gol dari Wes Brown dan Cristiano Ronaldo.

Pada 6 Mei 2007 setelah Chelsea hanya bermain imbang dengan Arsenal, United memastikan merebut kembali gelar EPL. Sayangnya United gagal menyatukan gelar EPL dengan FA Cup setelah kalah dari Chelsea 0-1 melalui babak perpanjang waktu di New Wembley stadium.

Tur Asia Manchester United ke Malaysia harus dibatalkan karena bertabrakan dengan penyelenggaraan Piala Asia 2007 yang diselenggarakan di 4 negara Asia Tenggara, Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam.

The Malcolm Glazer Takeover

12 Mei 2005, pengusaha asal Amerika Serikat Malcolm Glazer mengambil alih klub dengan nilai 800 juta Pounds . Glazer juga menarik United dari Bursa Saham London dan menjadi United sebagai perusahaan pribadi. Pada 7 Juni 2005 ia menunjuk anaknya Joel, Avram, dan Bryan sebagai non-executive directors.

Sebagian suporter United menilai pengambilalihan United oleh Glazer adalah awal kejatuhan dari United. Proses take over ini mengakibatkan klub mempunyai utang sebanyak 265 juta Pounds. Tetapi keluarga Glazers berjanji bahwa Sir Alex Ferguson masih bisa membeli pemain dengan nama besar.

Prestasi

Domestik

Liga

  • Liga Utama Inggris[22]: 18
    • 1907–08, 1910–11, 1951-52, 1955-56, 1956–57, 1964–65, 1966-67, 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1996-97, 1998-99, 1999-2000, 2000-01, 2002–03, 2006-07, 2007-08, 2008-2009
  • Liga Divisi Satu Inggris[23]: 2
    • 1935–36, 1974–75

Piala

  • Piala FA: 11
    • 1909, 1948, 1963, 1977, 1983, 1985, 1990, 1994, 1996, 1999, 2004.
  • Piala Carling: 3
    • 1992, 2006, 2009
  • FA Charity/Community Shield: 16
    • 1908, 1911, 1952, 1956, 1957, 1965*, 1967*, 1977*, 1983, 1990*, 1993, 1994, 1996, 1997, 2003, 2007 (* juara bersama)

Eropa

Internasional


“metalcore” music on Last.fm

* Killswitch Engage Play
* Bullet For My Valentine Play
* As I Lay Dying Play
* Atreyu Play
* All That Remains Play
* Caliban Play
* Avenged Sevenfold Play

Informasi dan Ilmu Pengetahuan

DEFINISI INFORMASI

1. informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai yang nyata yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.( Gordon B. Davis, Management Information System: Conceptual Foundation, Structure, and Development, McGraw-Hill International Book Company, Aucklland dll., 1974, halaman 32. Bruch dan Strater, Information System: Theory and Practice, Hamilton Publishing Company, Santa Barbara, California, 1974, Halaman 23)

2. informasi adalah data yang penting yang memberikan pengetahuan yang berguna. (George R. Terry, Ph.D., Office Management and Control, Fourth Edition, Richard D. Irwin Inc., Homewood, Ilinois, 1962, Halaman 21).

3. Informasi adalah suatu hasil pengolahan data dalam bentuk agregat untuk menghasilkan pengetahuan atau kemampuan.

Informasi adalah sesuatu yang dapat menambah pengetahuan penerimanya jika

dibangun dari data yang tepat dan sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.

informasi adalah pengumpulan atau pengolahan data untuk memberikan pengetahuan atau keterangan.

(Burch dan Strater “information System : Theory and Practice”: 1974)

4. Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi == input - proses – output .( Copyright © 2009 Willis's Site.)

5. Informasi adalah salah satu jenis utama sumber daya yang tersedia bagi manajer. (Raymond Mcleod (2001:4)

6. Informasi adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterprestasi untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan” (Tata Sutabri (2005:23).

7. Informasi adalah keseluruhan makna yang menunjang amanat, terutama nampak dalam bagian-bagian amanat tersebut. (Kamus Linguistik, Harimukti Kridalaksana, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta).

8. Informasi adalah pernyataan yang di sampaikan tentang sesuatu, derajat ketakter dugaan atau unsur yang tak dapat di ramalkan. (Ensiklopedi, Bahasa-bahasa Dunia. Amir F Hidayat; Elis N Rahmani AR. Bandung : Pustaka Grafika, 2006.)

9. Informasi adalah derajat karakter dugaan, unsur yang taka dapat di ramalkan.( Ensiklopedia Sastra Indonesia, Hasanudin WS, Prof. Dr. M. Hum, Bandung Titian Ilmu, 2004)

10. Informasi adalah pesan/keterangan berupa suara berupa isyarat/cahayayang dengan cara tertentu dapat diterima adalah sasaran, yakni pihak penerima yang dapatberupa mahkluk hidup/machine. (Ensiklopedia Nasional Indonesia, PT Delta Pamungkas, Jakarta 2004, jilid 7)

11. Informasi berasal dari bahasa latin, informatio, pengajaran, pendidikan, tanggapan, gagasan, pengertian, pikiran, (1) komunikasi atau penangkapan pengetahuan, (2) pengetahuan yang di peroleh dari pemeriksaan, kajian. (kamus Istilah. Prof. Komarudin. Bumi Aksara, 2000).

12. informasi : keterangan Pemberitahuan bahan-bahan berita yang belum diolah. (Kamus Umum; khusus Bidang Hukum & Politik. H Zainul Bahri SH. Penerbit Angkasa Bandung, 1996).

DEFINISI ILMU PENGETAHUAN

1. Ilmu berasal dari bahasa arab, dalam bahasa arab kata ulama merupakan bentuk jamak dari alim, keduanya berarti yang mempunyai pengetahuan, atau yang tahu. Dalam bahasa latin science, paham benar-benar, pngertian tahu. (Kamus istilah, Prof Komaruddin, Bumi Aksara. 2000)

2. Ilmu adalah pengetahuan tentang suatu bidangyang disusun secara teratur sehingga dapat menjelaskan sesuatu secara ilmiah ; pengetahuan/kepandaian.

3. Ilmu adalah pengetahuan yang bersifat pasti diperoleh dari pengalaman dan pemahaman diri, ide-ide yang mengacu ke objek atau alam obyek yang sama dan saling berkaitan secara logis. (Kamus besar Ilmu Pengetahuan, Save M Dagun. Lembaga Pengkajian Kebudayaan Nusantara (LPKN) 1997, Jakarta).

4. Ilmu adalah Pengetahuan tentang suatu bidang yang di susun secara bersistem, menurut metode-metode tertentu yang dapat di gunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu di bidang (pengetahuan) itu . ( Ensiklopedia Sastra Indonesia, Hasanudin WS, Prof. Dr. M. Hum, Bandung Titian Ilmu, 2004).

5. Pengetahuan

- Pengetahuan Menurut Aristotes : Hasil penerapan akal manusia yang di bagi ked alam tiga kelompok-pengetahuan teoritis (pengetahuan yang diupayakan untuk kepentingan diri sendiri, seperti pengetahuan Metafisika, Fisika dan Matematika)

- Pengetahuan menurut Descartes : kumpulan pemahaman dalam diri manusia dapat di sebut pengetahuan jika memiliki sifat-sifat pasti, nyata secara obyektif, niscaya tidak diragukan dan diperoleh lewat proses deduktif.

- Pengetahuan menurut Hume : pengetahuan berasal dari kesan, yakni isi kesadaran yang bersifat serta-merta, sensoris dan perseptual serta dari ide, yakni tiruan dari kesan-kesan yang masih tertinggal dalam ingatan dan imajinasi.

- Pengetahuan menurut Kant : Pengetahuan berkaitan dengan pengalamn, tetapi tidak semuanya berasala dari sana, pengalamn akan menjadi pengatahuan jika sesuai eegang struktur fundamental pikiran. Pengetahuan a priori menjadikan penglaman dapat dimengerti, berstruktur obyektif dan tidak imajinatif.

- Pengetahuan menurut Locke : Pengetahuan adalah persepsi terhadap ide-ide tunggal yang rumit beserta kelasi yang berlangsung antar mereka.

- Pengetahuan menurut Mill : Pengetahuan merupakan produk dari penarikan kesimpulan secara induktif –matematik atas materi/obyek yang bertindak sebagai eksistensi –eksisitensi fenomenal.

- Pengetahuan menurut Plato : Pengetahuan terbagi menjadi alam non alamiah (Pengetahuan ideal abadi yang bersifat transenden, tidak berubah, sempurna, hasil tangkapan akal budi). Serta Alam yang Alamiah (pengetahuan particular biasa yang bersifat temporal, berubah, tidak stabil, tidak dapat dimengerti, tidak pasti, hasil tangkapan indera).

(Kamus besar Ilmu Pengetahuan, Save M Dagun. Lembaga Pengkajian Kebudayaan Nusantara (LPKN) 1997, Jakarta).

6. Pengetahuan : 1. ingatan, keinsafan, kesadaran, pemahaman, pengertin, rekognisi ; 2 ilmu, kemahiran, kepandaian, keterampilan; maklumat, (ark) makrifat, muamalat(ar); pandangan, wawasan.(Tesaurus Bahasa Indonesia, Eko Endarmoko,. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta 2006.

7. Pengetahuan : adalah penglamn aktual yang tersimpan dalam kesadaran manusia. (kamus Istilah. Prof. Komarudin. Bumi Aksara, 2000).

8. Ilmu Pengetahuan adalah Sekumpulan proposisi sistematis yang terkandung dalam pernyataan - pernyataan yang benar dengan ciri pokok yang bersifat general, rational, objektif, mampu diuji kebenarannya (verifikasi objektif), dan mampu menjadi milik umum (Communality, The Liang Gie, 1991).

10. Ilmu Pengetahuan adalah Pengetahuan yang diatur secara sistematis dan langkah - langkah pencapaiannya di pertanggung - jawabkan secara teoritis (C, Verhaak).

11. Ilmu Pengetahuan Suatu hasil aktivitas manusia yang merupakan kumpulan teori, metode dan praktek dan menjadi pranata dalam masyarakat (J. Haberer 1972)

12. Ilmu Pengetahuan Suatu pranata atau metode yang membentuk keyakinan mengenai alam semesta dan manusia.( J.D. Bernal 1977)

13. Ilmu Pengetahuan Suatu hasil aktivitas manusia yang mempunyai makna dan metode.1977 -1992. (E. Cantote 1977)

14. Knowledge is The perfections of science are purely practical-the objective practical the objective, i.e. independent of character and interests of the operator, measurable, recordable and repeatable. (E.F. Schumacher)

15. Knowledge Like the fields of physics, sciences are part of the organization of the universe and are influenced by the fast forces of space . (Prof. Burr)

16. Ilmu Pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan yang benar, mempunyai objek dan tujuan tertentu dengan sistim, met ode untuk berkembang serta berlaku universal yang dapat diuji kebenarannya. (Cambridge-Dictionary 1995)

17. Ilmu Pengetahuan adalah tentang sesuatu bidang yang disusun secara teratur sehinggadapat menjelaskn sesuatu secara ilmiah; 2 Pengetahuan kepandaian.(Kamus Kata Serapan. Surawan Martinus, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, 2008).